BDC Harus Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

By Administrator // Senin, 12 April 2021 // 01:35 WIB // Pembangunan Sektoral

PONTIANAK - Kepala Bappeda Kota Pontianak, Hendro Subekti mengatakan Business Development Center (BDC) Zamrud Khatulistiwa Kota Pontianak harus mampu menjadi kepanjangan tangan pembinaan dan pengembangan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM). BDC merupakan salah satu kegiatan dalam Program Kotaku terkait penghidupan masyarakat.

"Supaya terus terkoordinir, kami akan terus mengawasi untuk peningkatan kesejahteraan dari pemberdayaan masyarakat," kata Hendro Subekti dalam Rapat Koordinasi Rencana Kerja Business Development Center (BDC) Zamrud Khatulistiwa Kota Pontianak Tahun 2021 di Aula Rohana Muthalib, Kantor Bappeda Kota Pontianak, Senin (12/4/2021).

Di Pemkot Pontianak, program pemerintah pusat tersebut menempel di Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah. Sehingga koordinasi dan kolaborasi antarpihak jauh lebih mudah.

"Kita sudah mengalami pasang surut kepemimpinan (BDC), mudah-mudahan ke depan kita bisa tetap eksis," sambung Sekretaris Bappeda Pontianak, Syarif Usmulyono.

Manajer BDC Zambrud Khatulistiwa Kota Pontianak, Syarif Muhammad Hamzah dalam paparan rencana kerjanya mengatakan ke depan, BDC Pontianak akan mengupayakan panganan atau benda yang bisa jadi ikon cendera mata Kota Pontianak. Apa yang disajikan, harus benar-benar asli dari Kota Pontianak.

"Jangan kita pakai ikon yang bukan asli dari Pontianak. Oleh-oleh harus yang tidak ada di tempat lain," katanya.

Dia mencontohkan, lapis legit milik Pontianak merupakan satu-satunya di Indonesia. Hal ini tak dijumpai di daerah lain. Tinggal bagaimana KSM diberdayakan untuk mampu tumbuh dan berkembang.

"BDC ini mesti bersifat pragmatis. Cari KSM, bina tiga bulan, setelah itu bisa lepas dan berkembang. Kendala paling klasik biasanya modal. Ini yang sampai sekarang belum bisa saya jawab," katanya.

Share Post: