Koordinasi Persiapan Dalam Rangka Kebijakan dan Strategi Daerah (JAKSTRADA) Dalam Pengelolaan Sampah dan Program ADIPURA 2019

By Administrator // Senin, 04 Februari 2019 // 08:39 WIB // Kota Pontianak

Rapat koordinasi ini dilaksanakan pada tanggal 4 Pebruari 2019 bertempat di ruang Aula Rohana Muthalib. Rapat ini dipimpin langsung oleh Walikota Pontianak Bapak Ir. Edi Rusdi Kamtono, MM., MT. Dalam paparannya Walikota Pontianak menjelaskan bahwa program penghargaan Adipura merupakan salah satu program strategis Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang berlingkup nasional untuk mewujudkan wilayah yang berwawasan lingkungan menuju pembangunan yang berkelanjutan. Tujuannya untuk mendorong kepemimpinan pemerintah Kabupaten Kota dan membangun partisipasi aktif masyarakat serta dunia usaha melalui penghargaan Adipura, untuk mewujudkan wilayah yang berkelanjutan secara ekologis, sosial dan ekonomi. 

 Landasan hukum yang memayungi program Adipura ini adalah UU Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah, Undang-Undang Nomor 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, Peraturan Pemerintah Nomor 81 Tahun 2012 tentang Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga serta Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.53/Menlhk/Setjen/Kum.1/6/2016 tentang Pedoman Pelaksanaan Program Adipura. Komponen dasar penilaian penghargaan Adipura adalah :

  1. Ruang terbuka hijau dan sampah;
  2. Pengendalian pencemaran air;
  3. Pengendalian pencemaran udara;
  4. Adaptasi dan mitigasi dalam perubahan iklim;
  5. Pencegahan dan pengendalian kebakaran hutan dan lahan;
  6. Pencegahan dan pengendalian pencemaran dan kerusakan lingkungan akibat pertambangan.

Program penghargaan Adipura tahun ini mengalami beberapa perubahan mendasar yang diakibatkan oleh diberlakukannya Peraturan Presiden Nomor 97 Tahun 2017 tentang Kebijakan dan Strategi Nasional Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sejenis Sampah Rumah Tangga (JAKSTRANAS). Dalam Perpres tersebut, menargetkan pada tahun 2025 sampah di Indonesia terkelola 100% dengan 30% pengurangan sampah dan 70% penanganan sampah. Tema yang diusung adalah “ADIPURA 2025”. Oleh karena Program Adipura ini sedang fokus dengan pengelolaan sampah, dimana fokus Pemerintah Kota Pontianak juga adalah penanganan sampah yang semakin bertambah setiap harinya, maka Pemerintah Kota Pontianak melalui OPD terkait akan membuat beberapa kebijakan yang diharapkan akan dapat mendekatkan Kota Pontianak sebagai Kota Berwawasan Lingkungan dan Berkelanjutan.

Terdapat 20 variabel fisik yang akan dipantau capaian kinerja pengelolaan sampah dan ruang terbuka hijaunya, yaitu permukiman menengah dan sederhana, jalan, pasar, pertokoan, perkantoran, sekolah, rumah sakit / puskesmas, terminal, hutan kota, taman kota, perairan terbuka sungai, TPA, bank sampah, pengolahan sampah skala kota, permukiman pasang surut, stasiun kereta api, pelabuhan penumpang BUMN, bandar udara, perairan terbuka danau dan pantai wisata. Sedangkan variabel non fisik yang akan dipantau antara lain institusi, manajemen, regulasi/kebijakan, data, upaya pengendalian dan peran serta masyarakat. Pada penilaian tahun 2017 – 2018, penilaian beberapa variabel pada Kota Pontianak masih memiliki nilai sedang (61-70), hal ini menjadi motivasi Pemerintah Kota Pontianak untuk membuat perencanaan yang komprehensif yang dapat medukung pencapaian program Adipura.

Salah satu misi Pemerintah Kota Pontianak adalah meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mewujudkan kota yang bersih, hijau, aman, tertib, berwawasan lingkungan dan berkelanjutan. Oleh karena itu Pemkot Pontianak akan meningkatkan pembangunan dan infrastruktur yang dapat menunjang terwujudnya misi tersebut. Peran serta masyarakat, peran pelaku usaha dan komitmen politisi daerah sangat diperlukan untuk bekersama bersama Pemerintah Kota Pontianak dalam mewujudkan visi kota Pontianak yaitu Pontianak Kota Khatulistiwa, Berwawasan Lingkungan yang Cerdas dan Bermartabat.

Share Post: