Pemkot Pontianak Komitmen Atasi Perubahan Iklim

By Administrator // Kamis, 18 November 2021 // 08:02 WIB // BAPPEDA Kota Pontianak

PONTIANAK - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Pontianak, Trisna Ibrahim menyatakan komitmen Pemerintah Daerah dalam hal ini Pemkot Pontianak, untuk menjaga lingkungan sebagai upaya mengatasi perubahan iklim dunia. Apalagi Pontianak sudah merasakan hal tersebut. Contoh terdekat yang pernah dialami, misalnya, adalah kabut asap.

"Pencegahan lebih penting. Ini menjadi tugas kita semuanya, kolaborasi lintas sektor, stakeholder, aktivis dan komunitas lingkungan," terangnya mewakili Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono dalam Rapat Daring Validasi Hasil Kuesioner Kota Percontohan GCom Fase II di Indonesia, Kamis (18/11/2021).

Trisna menambahkan, saat kabut asap terjadi, ekonomi juga terdampak.

"Akibat dari kabut asap ini menyebabkan kerugian dari sisi kesehatan juga," lanjutnya.

Dikatakannya juga, hal-hal yang menyangkut penghijauan serta lingkungan yang ramah, merupakan prioritas pada setiap pembangunan. Sehingga menjadi misi penting, terutama di Bappeda Kota Pontianak, untuk melaksanakannya.

"Setiap bangunan, saya minta untuk analisis dampak lingkungan, selalu dikedepankan," tutup Trisna.

Kota Pontianak menjadi salah satu kandidat Kota Percontohan Global Covenant of Mayors for Climate and Energy (GCom) Fase II di Indonesia. Dikutip dari laman Local Governments for Sustainability (iclei.org), kota-kota bertanggung jawab atas sekitar 70 persen emisi gas rumah kaca terkait energi global, dan merupakan salah satu daerah yang paling rentan terhadap dampak perubahan iklim.

GCoM melayani kota dan pemerintah daerah dengan memobilisasi dan mendukung aksi iklim dan energi yang ambisius, terukur dan terencana di komunitas mereka.

"Ini adalah aliansi global terluas yang berkomitmen untuk kepemimpinan iklim, yang melibatkan lebih dari 9.000 kota dan pemerintah daerah," tulis keterangan di website tersebut.

Jaringan kota lokal, regional, dan global adalah mitra inti, yang berfungsi sebagai dukungan utama bagi kota-kota dan pemerintah daerah yang berpartisipasi. Sebagai anggota Dewan Pendiri, ICLEI secara aktif terlibat dalam inisiatif strategis GCoM dan memberikan dukungan teknis untuk sekitar 400 kota dan pemerintah lokal yang berkomitmen di seluruh dunia.

Berfokus pada tiga pilar: mitigasi, adaptasi, dan peningkatan akses ke energi yang aman, terjangkau, dan berkelanjutan, GCoM mendukung implementasi solusi yang ambisius, terukur, dan relevan secara lokal, yang ditangkap melalui rencana aksi iklim yang dikembangkan, diterapkan, dan dipantau oleh pemerintah kota dan lokal. Rencana, target, dan pencapaian dilaporkan dan tersedia untuk umum di platform pelaporan GCoM, seperti Carbonn Climate Registry (cCR).

Share Post: