Company Logo

Sistem Informasi

Internal Link

Headlines

Untuk Keempat Kali Beruntun, Kota Pontianak Raih Predikat WTP


6 Juli 2015

 

Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kota Pontianak tahun 2014 kembali menyandang predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar). Predikat tertinggi dalam opini yang diberikan BPK ini merupakan ke empat kalinya yang disandang Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak secara berturut-turut yakni sejak tahun 2011 hingga 2014. Bahkan yang menjadi special dalam capain di tahun 2014 ini adalah di dalam laporan keuangannya di tahun 2014, Pemkot Pontianak sudah lebih dulu menerapkan akrual basis meskipun sebenarnya sistem tersebut baru wajib diterapkan mulai tahun 2016 mendatang oleh Pemerintah Pusat.

 

Wali Kota Pontianak, Sutarmidji mengatakan pihaknya tahun ini sudah mulai menerapkan laporan keuangan berbasis akrual kendati predikat WTP yang diraih dengan paragraf penjelasan. “Sehingga lebih mudah memperbaikinya dari pada nanti baru mulai menerapkan akrual basis,” katanya usai menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) LKPD Kota Pontianak tahun 2014 bersama 10 kabupaten/kota lainnya  Jumat (3/7) di Aula BPK RI Perwakilan Provinsi Kalbar.


Read more: Untuk...

Liputan Khusus: Peringatan Hari Berkabung Daerah Generasi Muda Harus Bangun Kalbar dan Pontianak untuk Menghargai Pengorbanan Pahlawan


30 Juni 2015

 

Senin (29/6) di halaman Komplek Kantor Wali Kota Pontianak, Walikota  Pontianak beserta segenap jajaran memperingati Hari Berkabung Daerah (HBD) Provinsi Kalimantan Barat dengan menggelar upacara bendera.

 

Kegiatan ini merupakan pelaksanaan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2007 tentang Peristiwa Mandor pada 28 Juni Sebagai Hari Berkabung Daerah Provinsi Kalimantan Barat, yang tidak lain merupakan bentuk kepedulian sekaligus untuk mengenang peristiwa sejarah berdarah terhadap perjuangan pergerakan nasional yang terjadi di Mandor.

 

Wali Kota Pontianak yang langsung memimpin apel tersebut mengatakan, peristiwa Mandor dimana terjadi pembantaian massal pada tanggal 28 Juni 1944 silam meninggalkan rasa prihatin yang mendalam hingga saat ini karena satu generasi terdiri dari kaum cerdik pandai, cendekiawan maupun tokoh-tokoh di Kalbar menjadi korban kebiadaban tentara Jepang saat itu. Untuk menghormati para pahlawan tersebut, sudah semestinya merealisasikan apa yang diinginkan melalui pemikiran-pemikiran mereka baik untuk Kalbar umumnya dan Pontianak khususnya supaya daerah ini lebih cepat maju dan berkembang.


Read more: Liputan...

Meningkatkan Efisiensi Pengelolaan Keuangan Daeran Melalui Elektronifikasi Pembayaran

 

22 Juni 2015

 


Saat ini pemerintah dan 
Bank Indonesia tengah menggalakkan program Elektronifikasi, yaitu suatu upaya untuk mengubah transaksi masyarakat yang semula dilakukan secara manual menjadi elektronik, dari metode pembayaran tunai menjadi pembayaran non-tunai, serta pelaku transaksi keuangan yang sebelumnya bersifat eksklusif menjadi inklusif.

 


Elektronifikasi merupakan bagian dari implementasi Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) yang digagas Pemerintah Pusat guna meningkatkan transaksi non tunai di masyarakat yang saat ini masih tergolong rendah 31%. Selain itu elektronifikasi juga mendorong terwujudnya keuangan inklusif karena dapatmembuka akses masyarakat untuk terhubung dengan layanan keuangan serta mendekatkan lembaga keuangan kepada masyarakat hingga ke daerah terpencil (remote area).

 


Read more: Meningkatk...

Liputan Khusus: Indeks Kota Cerdas Indonesia (IKCI) 2015 Menuju Kota Pontianak yang “Smart”


12 Juni 2015

 

Tim Peneliti Smart City, Rabu (10/6) bertandang ke Kota Pontianak. Kedatangan tim ini dalam rangka kegiatan meneliti Indeks Kota Cerdas Indonesia (IKCI) kerja sama antara Kompas dengan Lembaga Pengembangan Inovasi dan Kewirausahaan Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk mengukur atau melakukan penilaian lebih mendalam terhadap Kota Pontianak yang masuk dalam 15 besar kota cerdas dari 98 kota se- Indonesia.

 

Rombongan diterima oleh Wakil Walikota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono beserta seluruh jajaran SKPD Pemerintah Kota Pontianak. Dikesempatan tersebut Edi Mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh masyarakat kota Pontianak lantaran Pontianak dapat masuk dalam 15 kota dari 98 total kota seluruh Indonesia. “Kita berharap bisa terus menjadi pemenang. Upaya-upaya ini intinya sudah kita lakukan sejak 10 tahun terakhir. Pontianak masuk 15 besar dari 98 kota se- Indonesia menurutnya itu sudah menjadi hal luar biasa. "Kita berharap bisa masuk lima besar dan seterusnya," katanya.

 

Read more: Liputan...

Liputan Khusus : Kunjungan Menteri PPN/Kepala BAPPENAS


8 Juni 2015

 


Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN), Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Andrinof Chaniago menyatakan komitmen Pemerintah Pusat menata pinggiran sungai Kapuas dikota Pontianak. Dia melihat selama ini sungai Kapuas tidak dimanfaatkan sebagaimana Negara-negara lainnya.  “Karena di negara lain sungai besar seperti ini (Kapuas) dimanfaatkan jauh lebih baik, “ungkapnya di Pontianak, jumat (5/6).

 

Agenda utama menteri andrinof  ke Pontianak adalah untuk melihat langsung kondisi sungai Kapuas yang kemudian akan dilanjuti dengan perencanaan penataannya. Sejak pagi andrinof menggelar pertemuan dibalai petitih, kantor gubernur Kalbar. Sore harinya dia menyusuri sungai Kapuas dan sungai landak, dilanjutkan dengan pertemuan ditaman alun Kapuas malam hari.

 

Read more: Liputan...

Perkembangan Demografi dan Perekonomian Kota Pontianak


3 Juni 2015

 

Kependudukan

 

Penduduk dan pembangunan merupakan dua hal yang tidak dapat terpisahkan. Hal tersebut dikarenakan pada dasarnya penduduk merupakan pelaku pembangunan itu sendiri dan juga hasil dari pembangunan akan dinikmati oleh penduduk. Dengan kata lain penduduk merupakan pelaku sekaligus sasaran pembangunan. Maka dari itu data penduduk merupakan data pokok yang perlu diketahui karakteristiknya, (kuantitas, distribusi, komposisi dan kualitas) untuk mengetahui potensi maupun kebutuhan-kebutuhan yang diperlukan   dalam rangka menuju subyek pembangunan yang berkualitas dan obyek pembangunan yang sejahtera.


Read more: Perkembang...

Untuk Kedua Kali Beruntun TPID Kota Pontianak Terbaik di Wilayah Indonesia Timur


29 Mei 2015

 


Kota Pontianak kembali dinobatkan sebagai Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Terbaik tingkat kabupaten/kota untuk wilayah Indonesia Timur. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Presiden RI, Joko Widodo kepada Wali Kota Pontianak, Sutarmidji di Grand Sahid Jaya Hotel Jakarta, Rabu (27/5) saat kegiatan Rakornas VI TPID 2015 dengan didamping oleh Sekretaris Daerah Kota Pontianak Mochamad Akip.

 


TPID Kota Pontianak berhasil mengungguli dua nominator lainnya yakni TPID Kota Banjarmasin dan Kota Samarinda. Di Wilayah Indonesia Timur, Kota Pontianak bersaing dengan kabupaten/kota se-Kalimantan, se-Sulawesi, se-NTT, se-NTB dan se-Papua.

 


Dalam kesempatan itu juga diserahkan penghargaan kepada 12 daerah sebagai Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Terbaik dan TPID berprestasi. Penghargaan TPID Terbaik dan TPID Berprestasi diberikan kepada daerah-daerah dengan kinerja terbaik di tahun 2015. Penghargaan diberikan pada TPID yang mewakili Kawasan Sumatera, Jawa, dan Timur Indonesia. 



Read more: Untuk...

Wakil Walikota Pontianak Hadir Kegiatan Perpisahan Siswa Kelas VI Sekaligus Pencanangan Penghijauan di Lingkungan Sekolah SDN 27 Pontianak Utara


27 Mei 2015

 

Sebagaimana yang pernah kita alami semua bahwa acara perpisahan atau pelepasan siswa yang telah lulus dari sekolahnya merupakan saat-saat manis dan penuh haru, hal ini dikarenakan sekolah adalah orangtua kedua bagi siswa dalam memperoleh pendidikan dan bekal hidup anak di masa depan. Sekolah yang baik tentunya tidak hanya mengajarkan ilmu pengetahuan semata, namun harus dibarengi dengan penanaman karakter budi pekerti, disiplin, empati sosial dan cinta lingkungan. Selain daripada itu sekolah juga harus mampu menciptakan kondisi sekolah dan proses pembelajaran yang menyenangkan, sesuai dengan filosofi Ki Hajar Dewantara yaitu sekolah adalah sebuah taman yang menyenangkan.

 

Hal tersebut terungkat dalam sambutan Wakil Walikota Pontianak Edi Rusdi Kamtono dalam acara pelepasan siswa/anak-anak kelas VI SDN. 27 Pontianak sekaligus pencanangan penghijauan, yaitu penanaman pohon disekitar lingkungan sekolah sebagai upaya nyata dalam mewujudkan program Clean and Green Equator City dan juga merupakan tindak lanjut pelaksanaan Kecamatan Pontianak Utara Bersih yang dilaksanakan sebemunya.


Read more: Wakil...

Forum Center for Public Services: Walikota Pontianak Ubah Wajah Birokrasi untuk Kerja Optimal


26 Mei 2015


Wali Kota Pontianak Sutarmidji, menuai pujian usai menjadi pembicara pada Forum Center for Publik Service (CPS) yang membahas tema “Revolusi Mental Dalam Pelayanan Publik” di Gedung Eighty Eigh t@Kasablanka Lantai 8, Kasablanka, Jaksel, Jumat (22/5/2015). Dalam acara bertepatan dengan 25 tahun MarkPlus Inc. sebuah lembaga yang digagas oleh pakar manajemen Hermawan Kertajaya, kesuksesan Sutarmidji memimpin Kota Pontianak dalam dua periode mendapat apresiasi. 

 

Hadir sebagai panelis, selain Sutarmidji, juga Pemimpin Redaksi Metro TV Putra Nababan, Pemred media online Detik.com Arifin Asydhad, Asisten Deputi Kooordinasi Pelaksanaan dan Pemantauan dan Evaluasi Pelayanan Publik I Kemenpan-RB Noviana Andriana. Acara dibuka oleh Executive Director CPS Setyo Riyanto.

 

Read more: Forum...

REKOMENDASI DPRD KOTA PONTIANAK TERHADAP LAPORAN KETERANGAN PERTANGGUNGJAWABAN WALIKOTA PONTIANAK TAHUN ANGGARAN 2014

18 Juni 2015

 

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pontianak telah menyampaikan berbagai rekomendasi kepada Walikota Pontianak (14/05) terkait Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah tahun 2014. Intinya adalah bahwa dewan meminta pada eksekutif untuk meningkatkan pelayanan publik. Berbagai pekerjaan rumah untuk Pemkot diuraikan pada rekomendasi tersebut, mulai dari masalah pelayanan air bersih sampai pada pengkajian keberadaan PD.Kapuas Indah yang dianggap tidak memberi keuntungan bagi daerah, meskipun demikian dewan juga mengapresiasi beberapa prestasi yang diraih oleh Pemerintah kota Pontianak.


Read more: REKOMENDAS...

Liputan Khusus: Walikota Pontianak Sampaikan LKPJ Tahun Anggaran 2014 Dihadapan Rapat Paripurna DPRD Kota Pontianak

7 April 2015

 


Pada Senin (6/4) dihadapan Rapat Paripurna DPRD Kota Pontianak, Walikota Pontianak menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2014. Dalam rapat paripurna yang dihadiri segenap anggota dewan, anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FORKOPIMDA) , serta unsur SKPD Kota Pontianak, Walikota Pontianak Sutarmidji menyampaikan pidato pengantar LKPJ TA 2014.

 

Dalam pidatonya Sutarmidji menyampaikan bahwa “LKPJ pada hakikatnya merupakan laporan kemajuan penyelenggaraan pemerintahan daerah dan pelaksanaan pembangunan, yang mencakup penyelenggaraan Urusan Desentralisasi; Tugas Pembantuan dan Tugas Umum Pemerintahan selama satu tahun anggaran. LKPJ Tahun Anggaran 2014 ini merupakan laporan kondisi pelaksanaan pemerintah tahun pertama untuk periode pemerintahan masa bhakti tahun 2014-2018”.


Read more: Liputan...

Liputan Khusus: Rakernas APEKSI dan Indonesia Citi Expo 2015: Optimalisasi Kemaritiman Nasional Dalam Rangka Mendorong Pembangunan Infrastruktur Kota dan Kota Pantai

11 Mei 2015

 

Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) dan Indonesia City Expo (ICE) 2015 yang dilaksanakan di Kota Ambon merupakan dalam rangka membangun kohesi sosial masyarakat, Hal tersebut disampaikan oleh Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy, Pada acara welcome dinner di The Natsepa Resort,(5/5). “Ini sebuah kehormatan yang luar biasa yang diberikan para wali kota, wakil walikota, dan pejabat yang berkenan mengambil bagian dalam rapat kerja tahun ini,” katanya.


Read more: Liputan...

Membedah RPJMN 2015-2019: Agenda Pembangunan Wilayah

27 April 2015


Sesuai dengan ketentuan Undang-Undang No. 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, Presiden RI terpilih Joko Widodo telah menetapkan Peraturan Presiden No. 2 Tahun 2015 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional yang memuat arah kebijakan, target serta strategi pembangunan nasional tahun 2015-2019. Di dalam dokumen rencana tersebut juga memuat indikator-indikator pembangunan beserta sasarannya berdasarkan exercise  pagu indikatof jangka menengah.

 

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2015-2019 adalah tahapan ketiga dari Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional 2005-2025 yang telah ditetapkan melalui Undang-undang Nomor 17 Tahun 2007. Dengan berpayung kepada RPJP tadi, RPJMN 2015-2019, disusun sebagai penjabaran dari Visi, Misi, dan Agenda (Nawa Cita) Presiden/Wakil Presiden, Joko Widodo dan Muhammad Jusuf Kalla, dengan menggunakan Rancangan Teknokratik yang telah disusun Bappenas dan berpedoman pada RPJPN 2005-2025.


Read more: Membedah...

Peringatan Hari Bumi: Kecamatan Pontianak Utara Dicanangkan Menjadi Kawasan Bersih

 

23 April 2015

 

Kota-kota di seluruh dunia memperingati Hari Bumi setiap tahunnya pada tanggal 22 April. Peringatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran manusia agar lebih perduli terhadap  bumi yang ditinggalinya ini. Di Indonesia, hari bumi diperingati dengan berbagai cara yang berbeda.

 

Kota Pontianak menyikapinya dengan mencanangkan suatu komitmen bersama segenap elemen masyarakat dan pemerintah daerah untuk menjadikan Kota Pontianak yang bersih, Indah dan nyaman untuk ditinggali. Yang mana komitmen itu dimulai dari Kecamatan Pontianak Utara.

 

Read more: Peringatan...

Indonesia Water and Wastewater Expo & Forum: Kota Pontianak Raih PERPAMSI Award untuk Infrastruktur Air Bersih

22 April 2015

 

Indonesia Water and Wastewater Expo & Forum (IWWEF) kembali digelar pada 21-23 April 2015. Ajang dua tahunan ini dibuka secara resmi oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono, di Hotel Bidakara, Jakarta. IWWEF 2015 menjadi ajang strategis bagi para pihak di bidang air minum dan air limbah di Indonesia dengan mempertemukan para praktisi air minum dan sanitasi, profesional, dunia usaha, dan para pemangku kepentingan di pemerintahan baik pusat maupun daerah.

 

Dalam sambutannya, Basuki menjelaskan tentang target “100-0-100” yang merupakan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019. Tujuan program ini adalah menyediakan 100 persen akses aman air minum, 0 persen permukiman kumuh, dan 100 persen akses sanitasi layak bagi masyarakat pada 2019 mendatang. Saat ini PDAM yang memiliki kinerja sehat baru mencapai 51%, dan tingkat kehilangan air secara nasional sebesar 33%. Permasalahan lain yang dihadapi adalah kebutuhan air baku yang diperkirakan sebesar 128.000 liter/detik, namun disisi lain masih terdapat idle capacity yang dapat dimanfaatkan sebesar 38.000 liter/detik. Kendala-kendala tersebut adalah tantangan bagi kita semua agar hak masyarakat atas air dapat terpenuhi.


Read more: Indonesia...

Indonesia Marketeers Festival: Walikota Pontianak Dinobatkan sebagai Marketeer of The Years 2015

17 April 2015


Tidak mau kalah dengan kota sebelumnya, yakni Banda Aceh, Medan, dan Padang, Kota Pontianak juga menampilkan para pemasar andalnya dalam acara Marketeer of the Year Pontianak 2015. Penganugerahan Marketeer of the Year Pontianak 2015 merupakan bagian dari rangkaian Astra Indonesia Marketeers Festival 2015. Festival yang diprakarsai oleh Hermawan Kartajaya, Founder & CEO MarkPlus, Inc ini, memberikan penganugerahan kepada para pemasar andal di setiap kota terpilih, termasuk Pontianak.

 

Hari pertama Astra IMF 2015 di Pontianak, telah dibuka oleh Kapolda Kalimantan Barat, Brigjen Arief Sulistyanto. Dalam sambutannya, Brigjen Arief mengatakan bahwa Polri berkomitmen untuk bebas dari praktek korupsi dan pungli. Polri harus zero korupsi, zeropungli," tegas Kapolda yang sedang menjadi buah bibir masyarakat Pontianak karena berhasil menangkap tersangka kasus yang telah 6 tahun mengambang, Kamis, (16/4/).


Read more: Indonesia...

Liputan Khusus: Musrenbang Provinsi Kalbar: 'Mewujudkan Kemandirian Pangan Melalui Sinergitas Sektor-sektor Pembangunan'

15 April 2015

 

Keinginan masyarakat Kalbar memiliki jalan mulus, khususnya yang menghubungkan antar wilayah Tayan dan Sosok bakal segera terwujud. Pemerintah Pusat telah berkomitmen memperbaiki ruas jalan yang selama ini kondisinya cukup memprihatinkan tersebut. Tak hanya ruas Tayan-Sosok, jalan di sepanjang perbatasan juga akan dibenahi, begitupula dengan mimpi masyarakat Kalbar memiliki pelabuhan baru di Mempawah.

 

“Semuanya akan terbangun sesiai dengan rencana Pemerintah”, Kata Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala BAPPENAS, Andrinof A Chaniago, Selasa (14/4). Penegasan tersebut disampaikan Andrinof saat menanggapi keinginan Gubernur Kalbar, Cornelis pada saat acara pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbang RKPD) Provinsi Kalbar tahun 2016 di Hotel Kapuas Palace Pontianak.

 

Read more: Liputan...

Kunjungan Menteri PAN: MenPAN Puji Pelayanan Publik Pemerintah Kota Pontianak


15 April 2015


Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Yuddy Chrisnandi menilai pelayanan perijinan di Badan Pelayanan Perijinan Terpadu (BP2T) Kota Pontianak sudah baik.


“Sangat membanggakan, Kota Pontianak dibandingkan ratusan kota lain mempunyai inovasi, transparan, akuntabel dan tingkat kepuasan yang memadai. Dari banyaknya antrean tadi, ada sekitar 15 orang mengaku tidak ada masalah dengan perijinan di Kota Pontianak,” ujar Yuddy.


“itu saya buktikan, dari belasan masyarakat yang mengurus perijinan di BP2T Kota Pontianak, ketika saya tanya semuanya menyatakan tidak ada keluhan. Dalam antrean di BPO2T tadi setiap orang yang saya tanya mereka menjawab tidak ada masalah, itu menunjukkan bahwa pelayanan publik sudah berjalan dengan baik dan harus terus ditingkatkan lagi”, lanjut Menteri. Hal tersbut disampaikan dalam rangkaian kunjungan kerja Menteri PAB dan RB ke Kalbar.


Read more: Kunjungan...

Membedah RPJMN 2015-2019: Agenda Pembangunan Nasional dan Agenda Pembangunan Bidang Lima Tahun Mendatang

31 Maret 2015

 

 

PENDAHULUAN

Sesuai dengan ketentuan Undang-Undang No. 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, Presiden RI terpilih Joko Widodo telah menetapkan Peraturan Presiden No. 2 Tahun 2015 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional yang memuat arah kebijakan, target serta strategi pembangunan nasional tahun 2015-2019. Di dalam dokumen rencana tersebut juga memuat indikator-indikator pembangunan beserta sasarannya berdasarkan exercise  pagu indikatof jangka menengah.

 

RPJMN tersebut disusun dalam tiga buku yang terdiri dari: Buku I berisikan Agenda Pembangunan Nasional, Buku II berisi Agenda Pembangunan Bidang, serta Buku III berisikan Agenda Pembangunan Wilayah. Artikel ini akan berupa mengupas secara umum substansi dari buku I dan II dalam rangka untuk memberikan gambaran kepada pembaca rencana pembangunan di wilayah Kalbar dan Pontianak dalam lima tahun mendatang.


Read more: Membedah...

Menggagas Kota Masa Depan Indonesia: Kota Berkelanjutan dan Berdayasaing untuk Kesejahteraan Masyarakat

30 Maret 2015


Membaca judul artikel ini, mungkin sebagian besar pembaca akan mengernyitkan alis dan lantas berpendapat skeptis. Terlalu jauh menghayal, ibarat mimpi di siang bolong dan lantas melewati artikel ini. Hal itulah yang saya yakin serta merta terbersit di pikiran sebagian besar pembaca. Tapi sama besar juga keyakinan saya, ada sebagian kecil pembaca yang tergelitik rasa ingin tahunya dan optimis hal tersebut bisa diwujudkan dan lantas meneruskan membaca artikel ini.

 

Pembaca yang telah sampai membaca paragrap kedua artikel inilah, yang dengan pede saya kategorikan kelompok yang sebagian kecil lain itu. Sebetulnya saat memulai tulisan ini, jujur rasa skeptis tersebut hadir di dalam hati saya yang terdalam. Keraguan akan hal tersebut tak pelak berasal dari realita yang kerapkali ditemuai dalam perjalanan sebagai orang yang berkecimpung di dunia perencanaan tata ruang. Betapa seringkali konsep yang luarbiasa bagusnya hanya berakhir di atas meja, berdebu, terbentur oleh tembok “rumit” kebijakan dan berlikunya “birokrasi”.


Read more: Menggagas...

External Link




Bappeda Kota Pontianak | Jl. Zainuddin no. 5 telp (0561) 734294 - 733045 - 733045 | e-mail : bappeda@pontianakkota.go.id