Sebagai kota yang didiami berbagai suku bangsa, serta merupakan pusat kegiatan pemerintahan, aktifitas eknomi serta sosial budaya, kota Pontianak memiliki keragaman budaya dan adat istiadat yang tetap terjaga kelangsungannya. Hal tersebut dapat tercermin dari berbagai kegiatan budaya yang dilakukan masyarakatnya dan kemudian dikemas sedemikain buka menjadi pagelaran budaya yang diadakan secara berkala di Kota Pontianak, diantaranya sebagai berikut :

  1. Peristiwa Seni dan Budaya yang setiap tahun diadakan di Kota Pontianak beriring dengan Hari Ulang Tahun Pemerintah Kota Pontianak jatuh pada tanggal 23 Oktober kemudian Hari Ulang Tahun Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat. Pada acara/event ini ditampilkan tari-tarian, permainan rakyat, kerajinan rakyat yang berkembang di daerah Kalimantan Barat. Event-event tersebut diatas merupakan rangkaian peristiwa yang menjadi daya tarik wisatawan manca negara dan wisatawan nusantara untuk berkunjung ke Kota Pontianak.
  2. Festival Budaya Bumi Khatulistiwa : Diselenggarakan setiap 2 (dua) tahun. Festival ini dipusatkan di Kota Pontianak dengan mengundang daerah-daerah lain di Pulau Kalimantan serta daerah-daerah di Pulau Sumatera diselenggarakan pada tanggal 21 sampai dengan tanggal 25 Maret pada tahun penyelenggaraannya. Dan pada festival ini dirangkaikan dengan peristiwa alam yang tejadi di Kota Pontianak yaitu kulminasi matahari.
  3. Gawai Dayak : Diselenggarakan setiap tahun pada tanggal 20 Mei sampai dengan tanggal 25 Mei. Event ini diselenggarakan untuk menumbuh kembangkan budaya suku Dayak yang masih berkembang seperti budaya seni, budaya sosial sebagai penduduk asli Kalimantan Barat.
  4. Naik Dango : Naik Dango merupakan acara adat yang diselenggarakan oleh masyarakat etnis Dayak yang biasa diselenggarakan pada Rumah Betang.
  5. Meriam Karbit/Keriang Bandong: Festival Meriam Karbit biasanya diselenggarakan pada bulan Puasa (Ramadhan) menjelang Hari Raya Lebaran (Idul Fitri) dimana masyarakat yang berada di sisi Sungai Kapuas saling berhadapan dan membunyikan meriam karbit yang saling bersahutan. Perayaan ini diselenggarakan oleh masyarakat dengan memasang lampu minyak tanah dan lampu berwarna warni sehingga kelihatan menarik.
  6. Kulminasi Matahari di Tugu Khatulistiwa yang terjadi 2 kali dalam setahun yaitu bulan Maret dan September.

 

Selain kegiatan budaya, Kota Pontianak juga memiliki Kawasan/Benda Cagar Budaya yang telah ditetapkan sebagai berikut:
1. Keraton Kadriah Pontianak di Kelurahan Dalam Bugis;
2. Masjid Jami’ Sultan Sy. Abdurrachman di Kelurahan Dalam Bugis;
3. Makam Kesultanan Pontianak di Kelurahan Batulayang;
4. Tugu Khatulistiwa di kelurahan Batulayang;
5. Sekolah Dasar Negeri 14 Pontianak di Kelurahan Tengah;
6. Vihara Bodhisatva di Kelurahan Darat Sekip;
7. Kantor Pos di Kelurahan Tengah;
8. Lapangan Keboen Sajoek di Kelurahan Darat Sekip;
9. Sumur Bor di Kelurahan Sungai Bangkong;
10. Pelabuhan Seng Hie di Kelurahan Benua Melayu Laut;
11. Kantor Bappeda Kota Pontiaak di Kelurahan Tengah.