Kependudukan

Penduduk dan pembangunan merupakan dua hal yang tidak dapat terpisahkan. Hal tersebut dikarenakan pada dasarnya penduduk merupakan pelaku pembangunan itu sendiri dan juga hasil dari pembangunan akan dinikmati oleh penduduk. Dengan kata lain penduduk merupakan pelaku sekaligus sasaran pembangunan. Maka dari itu data penduduk merupakan data pokok yang perlu diketahui karakteristiknya, (kuantitas, distribusi, komposisi dan kualitas) untuk mengetahui potensi maupun kebutuhan-kebutuhan yang diperlukan   dalam rangka menuju subyek pembangunan yang berkualitas dan obyek pembangunan yang sejahtera.

Jumlah penduduk di Kota Pontianak setiap tahunnya mengalami peningkatan yang cukup signifikan, dimana pada tahun 1990 jumlah penduduk keseluruhan mencapai 431.328 jiwa, dan dalam kurun waktu 10 tahun, pada tahun 2000, meningkat menjadi 464.534 jiwa atau dengan pertumbuhan sebesar 7,7 persen. Kemudian dalam kurun waktu 10 tahun kemudian yaitu pada tahun 2010 menjadi 554.764 jiwa, atau mengalami pertumbuhan sebesar 19,42 persen.

Dilihat dari perkembangan selama lima tahun terakhir, yaitu pada periode 2010-2014 jumlah penduduk di Kota Pontianak setiap tahunnya mengalami peningkatan. Pada tahun 2010 jumlah penduduk Kota Pontianak adalah 554.764 jiwa, dengan komposisi penduduk laki-laki sebesar 277.971 jiwa dan penduduk perempuan 276.793 jiwa, kemudian pada tahun 2014 menjadi 598.097 jiwa, dengan komposisi 298.689 jiwa penduduk laki-laki dan 299.408 jiwa penduduk perempuan. Dari jumlah penduduk keseluruhan tersebut dalam periode lima tahun terakhir antara tahun 2010-2014 pertumbuhan penduduk di Kota Pontianak mencapai 7,8 persen, dimana pertumbuhan penduduk laki-laki sebesar 7,4 persen dan pertumbuhan penduduk perempuan sebesar 8,2 persen.

 

Tabel Jumlah Penduduk Kota Pontianak Tahun 2010-2014

No

Tahun

Jumlah Penduduk

Laki-Laki

Perempuan

1

2010

554.764

277.971

276.793

2

2011

565.856

283.529

282.327

3

2012

575.843

288.533

287.310

4

2013

586.243

293.475

292.498

5

2014

598.097

298.689

299.408

          Sumber : Badan Statistik Kota Pontianak

 

Sex ratio penduduk Kota Pontianak pada tahun 2014 adalah 100 persen, artinya ada 100 perempuan dari 100 laki-laki. Hal ini menunjukkan bahwa jumlah penduduk di Kota Pontianak relatif berimbang antara laki-laki dan perempuan. Sex ratio penduduk tiap kecamatan juga menunjukkan hal yang tidak berbeda, dapat dikatakan bahwa jumlah penduduk laki-laki relatif berimbang dengan jumlah penduduk perempuan. Walaupun demikian, jika dilihat secara angka, maka Kecamatan Pontianak Tenggara adalah kecamatan yang perbandingan antara jumlah penduduk laki-laki dan jumlah penduduk perempuan terkecil yaitu 95 persen. Kecamatan yang sex rationya paling besar adalah Kecamatan Pontianak Utara, yaitu 102 persen.

 

Tabel  Jumlah Penduduk di Kota Pontianak Per Kecamatan Tahun 2014

Kecamatan

Jenis Kelamin

Rasio Jenis Kelamin

L

P

Total

Pontianak Selatan

43.686

44.269

87.955

0,99

Pontianak Tenggara

23.705

24.941

48.646

0,95

Pontianak Timur

44.481

44.280

88.761

1,00

Pontianak Barat

66.361

66.878

133.239

0,99

Pontianak Kota

59.146

59.128

118.274

1,00

Pontianak Utara

61.310

59.912

121.222

1,02

Kota Pontianak

298.689

299.408

598.097

1,00

Sumber : Badan Pusat Statistik Kota Pontianak 2014

 

Dilihat dari jumlah penduduk per wilayah, maka Kecamatan Pontianak Barat merupakan wilayah yang paling banyak penduduknya yaitu sebanyak 133.239 jiwa atau sekitar 22,28 persen dari total penduduk Kota Pontianak. Kemudian jumlah penduduk terbanyak kedua adalah Kecamatan Pontianak Utara yaitu sebanyak 121.222 jiwa atau sekitar 20,27 persen dari total penduduk Kota Pontianak. Wilayah Kecamatan Pontianak Tenggara merupakan wilayah yang paling sedikit dalam jumlah penduduk yaitu 48.646 jiwa atau sekitar 8,13 persen dari total penduduk Kota Pontianak.

Kepadatan penduduk Kota Pontianak tahun 2014 adalah 5.547 jiwa/Km2, jika dibandingkan dengan tahun 2013 dengan kepadatan penduduk sekitar 5.446 jiwa/Km2 maka terdapat peningkatan sebesar 1,8 persen. Kepadatan penduduk per kecamatan di Kota Pontianak relatif tidak merata. Kecamatan Pontianak Timur, walaupun dari sisi jumlah penduduk merupakan kecamatan yang memilki jumlah penduduk relatif kecil, hanya lebih besar daripada Kecamatan Pontianak Selatan dan Kecamatan Pontianak Tenggara, namun Kecamatan Pontianak Timur adalah kecamatan yang paling padat diantara kecamatan-kecamatan di Kota Pontianak.

Secara rata-rata, tiap kilometer persegi di Kecamatan Pontianak Timur dihuni oleh 10.109 jiwa. Berbeda dengan Kecamatan Pontianak Utara, walaupun jumlah penduduknya jauh lebih banyak daripada Kecamatan Pontianak Timur, bahkan Kecamatan Pontianak Utara merupakan kecamatan yang mempunyai jumlah penduduk terbanyak kedua setelah Kecamatan Pontianak Barat, namun Kecamata Pontianak Utara mempunyai kepadatan paling kecil. Hal ini karena luas wilayah Kecamatan Pontianak Utara merupakan Kecamatan yang memiliki luas wilayah terbesar diantara kecamatan-kecamatan di Kota Pontianak. Secara rata-rata, Kecamatan Pontianak Utara tiap kilometer persegi dihuni oleh 3.257 jiwa. Sementara itu kepadatan penduduk di kecamatan-kecamatan lain dapat dilihat pada tabel di bawah. Dari tabel terlihat bahwa kecamatan terpadat kedua sampai kelima berturut-turut adalah: Kecamatan Pontianak Barat (7.865 jiwa/km2), Kecamatan Pontianak Kota (7.626 jiwa/km2), Kecamatan Pontianak Selatan (6.049 jiwa/km2), dan Kecamatan Pontianak Tenggara (3.280 jiwa/km2).            

 

Tabel Kepadatan Penduduk Kota Pontianak Per Kecamatan Tahun 2014 

No

Kecamatan

Luas Km2

Penduduk

Kepadatan Jiwa/Km2

Jumlah

%

1

Pontianak Selatan

14,54

     87.955

14,71%

     6.049,17

2

Pontianak Tenggara

14,83

     48.646

8,13%

     3.280,24

3

Pontianak Timur

8,78

     88.761

14,84%

   10.109,45

4

Pontianak Barat

16,94

   133.239

22,28%

     7.865,35

5

Pontianak Kota

15,51

   118.274

19,78%

     7.625,66

6

Pontianak Utara

37,22

   121.222

20,27%

     3.256,90

 

Kota Pontianak

107,82

598.097

100,00%

5.547,18

 

Tahun 2013

107,82

587.169

100,00%

5.446 

Sumber : Badan Pusat Statistik Kota Pontianak

 

Jumlah Penduduk Berdasarkan Kelompok Umur

Penduduk menurut kelompok umur menggambarkan distribusi penduduk berdasarkan kelompok umur. Untuk negara-negara berkembang, seperti Indonesia, penduduk cenderung banyak di usia muda dan semakin kecil seiring dengan kelompok umur di atasnya, sehingga jika digambarkan piramidanya mengikuti piramida penduduk muda yaitu semakin ke atas semakin mengerucut. Kota Pontianak, sebagai wilayah dari Indonesia, distribusi penduduk juga mengikuti kecenderungan penduduk muda. Jumlah penduduk berdasarkan kelompok umur di Kota Pontianak dapat dilihat pada gambar berikut:

 

Piramida Penduduk Berdasarkan Kelompok Umur Tahun 2014

 

Dari grafik di atas terlihat bahwa kelompok umur produktif (usia 15-64 tahun) mendominasi jumlah penduduk Kota Pontianak. Jika dihitung, maka rasio ketergantungan mencapai 44 persen, artinya secara rata-rata 100 orang produktif menanggung 44 orang tidak produktif. Hal ini dikarenakan Kota Pontianak merupakan tujuan migrasi utama di Kalimantan Barat. Sebagai ibukota Provinsi Kalimantan Barat yang merupakan pusat aktivitas penduduk di Kalimantan Barat, mulai dari pendidikan, administrasi dan kegiatan ekonomi. Oleh karena itu penduduk usia sekolah (mahasiswa) dan usia produktif dari daerah lain di Provinsi Kalimantan Barat, maupun dari luar provinsi banyak datang ke Pontianak untuk sekolah, kuliah, atau bekerja.

Dari gambar terlihat bahwa penduduk usia 20-24 tahun adalah kelompok umur dengan jumlah terbanyak yaitu 30.775 jiwa untuk laki-laki dan 32.414 jiwa untuk perempuan. Kemudian, kelompok umur dengan jumlah terbanyak kedua adalah kelompok umur 0-4 tahun dengan jumlah 29.045 jiwa untuk laki-laki dan 27.792 jiwa untuk perempuan. Kemudian seanjutnya untuk kelompok umur dengan jumlah terbanyak ketiga adalah kelompok umur 15-19 tahun dengan jumlah 28.422 jiwa untuk laki-laki dan 30.092 jiwa untuk perempuan. Sedangkan kelompok umur dengan jumlah terkecil adalah kelompok umur 75 tahun ke atas.

 

Jumlah Penduduk Menurut Pendidikan

Salah satu variabel pendukung dalam peningkatan produktivitas suatu daerah dapat dilihat dari persentase penduduk yang telah menamatkan suatu tingkat pendidikan. Jika dilihat dari Persentase Penduduk Berumur 13 Tahun Ke Atas Menurut Pendidikan Yang Ditamatkan (Tabel 1.) Pada tahun 2013, di Kota Pontianak terdapat 24,52 persen penduduk yang tidak tamat SD, 17,04 persen penduduk yang tamat SD atau sederajat, 15,88 persen penduduk yang tamat SMP sederajat, 32,42 persen penduduk yang tamat SLTA sederajat, 3,42 persen penduduk yang tamat D1/D2/D3, dan 6,72 persen penduduk yang lulus D4/S1/S2/S3.

 

Tabel Persentase Penduduk Berumur 10 Tahun Ke Atas Menurut Pendidikan

yang Ditamatkan Kota Pontianak 2013

No

Tingkat Pendidikan

Persentase

1

Tidak Tamat SD

24,52

2

SD/MI

17,04

3

SMP/MTS

15,88

4

SLTA/MA/SMK

32,42

5

D1/D2/D3

3,42

6

D4/S1/S2

6,72

 

Jumlah

100

Sumber :Badan  Pusat  Statistik  Kota Pontianak

 

Penduduk Miskin

Persentase penduduk miskin yaitu persentase penduduk miskin yang berada di bawah Garis Kemiskinan. Angka yang ditunjukkan oleh persentase penduduk miskin menunjukkan proporsi penduduk miskin di suatu wilayah. Persentase penduduk miskin yang tinggi menunjukkan bahwa tingkat kemiskinan di suatu wilayah juga tinggi.

 

Grafik Prosentase Penduduk Miskin Kota Pontianak Tahun 2003 - 2013

 Sumber : Badan Pusat Statistik Kota Pontianak

 

Pensentase penduduk miskin di Kota Pontianak selama sepuluh tahun terakhir dapat dilihat pada grafik diatas. Pada tahun 2010 persentase kemiskinan naik dari tahun 2009, namun dengan banyaknya program-program pemerintah daerah Kota Pontianak dalam upaya mengurangi tingkat kemiskinan masyarakat menunjukkan hasil yang posisif.  Hal tersebut terbukti dengan menurunnya angka persentase penduduk miskin selama empat tahun berturut-turut (2010-2014) yaitu dari 6,62 persen menjadi 5,56 persen.

 

Ketenagakerjaan

Beberapa indikator ketenagakerjaan Kota Pontianak dapat dilihat pada tabel berikut:

 

Tabel Indikator Ketenagakerjaan Kota Pontianak Tahun 2014

Uraian

Nilai (%)

Angkatan Kerja

59,47

Bukan Angkatan Kerja

40,53

Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK)

59,47

Tingkat Pengangguran Terbuka

7,05

 Sumber: Badan Statistik Kota Pontianak

 

Dalam pembahasan masalah ketenagakerjaan, penduduk usia kerja dibedakan menjadi angkatan kerja dan bukan angkatan kerja. Angkatan kerja adalah mereka yang bekerja atau mencari pekerjaan, sedangkan bukan angkatan kerja adalah mereka yang mengurus rumah tangga atau mereka yang sedang sekolah. Dalam tabel di atas dapat dilihat bahwa persentase angkatan kerja di Kota Pontianak pada tahun 2014 adalah 59,47 persen sedangkan 40,53 persen termasuk bukan angkata kerja. Ini berarti di Kota Pontianak ada potensi 59,47 persen penduduk usia kerja yang sudah atau perlu dikaryakan.

Pengangguran terbuka adalah penduduk yang tidak bekerja dan sedang mencari pekerjaan atau sedang mempersiapkan usaha baru atau penduduk yang tidak mencari pekerjaan karena merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan, termasuk pula penduduk yang sudah diterima bekerja namun belum mulai bekerja. Pada tahun 2014, tingkat pengangguran terbuka Kota Pontianak adalah 7,05. Ini artinya terdapat 7 persen dari penduduk usia kerja yang menganggur.

Grafik di bawah ini menggambarkan Penduduk 10 Tahun ke Atas yang Bekerja Menurut Lapangan Pekerjaan di kota Pontianak Tahun 2014.

 

Grafik Persentase Penduduk yang Bekerja Menurut Lapangan Usaha

di Kota Pontianak Tahun 2014

 Sumber :Badan  Pusat  Statistik  Kota Pontianak

 

Dari gambar tersebut terlihat bahwa penduduk 10 tahun ke atas yang bekerja, terbanyak pada sektor non pertanian, yaitu mencapai 94 persen sedangkan yang bekerja pada sektor pertanain hanya 6 persen. Kemudian dari 94 persen yang bekerja di sektor non pertanian, terdapat 25 persen yang bekerja di jasa kemasyarakatan, sosial dan perorangan, 32 persen di perdagangan, rumah makan dan akomodasi 9 persen di industri dan 28 persen di sektor lainnya seperti konstruksi, listrik, air, dan keuangan.